KompasTalk.com-Tersangka kasus pembunuhan driver ojek online Fitri Yanti (44), Fery Pasaribu (50), dikabarkan tewas di RS Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (17/10/2020) pagi.

Fery diketahui menjadi tersangka yang diduga membunuh Fitri, driver ojek online sekaligus istri sirinya di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (29/8/2020) silam.

Kabar kematian Fery dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Pidum Iptu Ardian Yunan Saputra.

Menurut Martuasah, Fery meninggal dunia akibat sakit. Sebelum tewas, dia sempat mendapat perawatan medis.

Sebelumnya, Fery mendekam di sel tahanan usai ditangkap petugas di Riau, Senin (21/9/2020) lalu.

Menurut Ardian, Fery mengalami demam tinggi dan tubuhnya lemas sejak Jumat (16/10/2020) sore. Setelah beberapa waktu mendapat perawatan medis di rumah sakit, nyawa Fery tidak bisa diselamatkan.

Ardian mengatakan, jenazah Fery akan diserahkan kepada pihak keluarganya yang menolak diautopsi.

Seorang wanita yang bekerja sebagai driver ojek online, Fitri Yanti (44), ditemukan tewas di parit Jalan Mahoni Pasar II, Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, Sabtu (29/8/2020) lalu.

Jenazahnya ditemukan warga keesokan hari. Setelah diselidiki, Fitri ternyata tewas di tangan suami sirinya, Fery Pasaribu.

Kepada petugas, Fery mengaku membunuh Fitri lantaran sakit hati.

Usai membunuh, Fery langsung melarikan diri. Namun dia akhirnya berhasil ditangkap petugas di Riau pada Senin (21/9/2020).

“Pengakuan pelaku sakit hati karena sering dimaki dan didesak korban untuk dibelikan rumah,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat menggelar paparan kasus pada Kamis (24/9/2020) lalu.