KompasTalk.com-Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasona Laoly mengungkapkan, maraknya kasus narkotika menjadi salah satu penyebab lapas di Indonesia melebihi kapasitas.

Menkumham pun mengusulkan adanya alternatif sanksi untuk pemakai narkoba, agar direhabilitasi saja.

Jika pemerintah bisa menyelesaikan permasalahan narkoba, Menkumham menyebut bisa menghemat pengeluaran negara.

“Persoalan terbesar Lapas itu kontribusi terbesarnya adalah masalah narkoba, kalau kita bisa menyelesaikan persolan narkoba, itu akan mengurus biaya. Rehabilitasi Pemakai. Jika ada pemakai berarti ada Bandar atau kurir langsung tangkap, ”terang Yasona Laoly

Setiap tahun, untuk biaya makan narapidana, negara paling tidak mengeluarkan dana hingga Rp 1,8 triliun.

Berdasarkan survei, menurut Yasona ada empat juta penyalahguna narkotika, di Indonesia. Selain sosialiasi, upaya pemberantasan narkotika berupa rehabilitasi bagi pemakai, sementara bandar dan kurir penjara.(Tim)