KompasTalk.com-Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kiri) tiba sebelum melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sport Center untuk pagelaran PON Sumut-Aceh 2024, di Batangkuis, Deliserdang, Jumat (14/8/2020). Pembangunan sarana dan prasarana Sport Center tersebut akan dibangun 36 lokasi (veneu) olahraga, dengan total pengeluaran berkisar Rp 8,6 triliun yang diperkirakan rampung Februari 2023 mendatang.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, saat ini PTPN II sudah tidak punya hak lagi atas dasar kepemilikan tanah eks HGU di Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, yang akan dijadikan lokasi Sport Center.

Menurutnya, perlu waktu lama untuk mendapatkan hak atas kepemilikan tanah tersebut.

Pemerintah juga telah mengeluarkan kocek puluhan miliar rupiah untuk bisa menjadikan lokasi Sport Center itu menjadi hak milik.

“Sekarang tak kekuasaan beliau, karena sudah dibayar oleh PTPN II,” ujarnya, saat berada di lokasi Sport Center, untuk meletakkan baru pertama pembangunan sarana dan prasarana olahraga internasional tersebut, Sabtu (15/8/2020).

Mantan Pangkostrad ini merasa bangga, saat berpidato di depan para tamu undangan peletakan batu pertama pembangunan Sport Center itu.

Baginya, pembangunan Sport Center ini adalah upaya kerja keras pemerintah Sumut, untuk menghadirkan lokasi sarana dan prasarana berkelas internasional di Sumatera Utara.

“Tempat ini akan menjadi kebangaan kita semua,” jelasnya.

Saat berjuang mendapatkan hak atas kepemilikan tanah, kata dia berulangkali Dirut PTPN II harus dirotasi oleh pemerintah Pusat. Pastinya, pihaknya tidak ada mengintervensi perombakan pimpinan PTPN.

“Dirut PTPN II sudah beberapa kali diganti,” ungkapnya.

Usai meletakkan batu pertama pembangunan Sport Center, ia berharap seluruh belah pihak dapat mendukung pemerintah.

Sebab, jika pembangunan ini cepat terselesaikan, Sport Center akan menjadi kebanggan masyarakat Sumut.

“Tak henti-hentinya kita menyampaikan syukur kepada tuhan. Ini cita-cita kita bersama. Saya mohon dukungan dan bantuan kepada seluruh masyarakat,” jelasnya.(tim)